Kronologi Terjadinya Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo yang Mengakibatkan Bripka Dirgantara Pradipta Luka

- 26 September 2022, 11:57 WIB
Sebuah ledakan terjadi di asrama polisi, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Sebuah ledakan terjadi di asrama polisi, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. /Antara/HO-Humas Polda Jateng

INFOTEMANGGUNG.COM - Seorang anggota polisi bernama Bripka Dirgantara Pradipta mengalami luka serius pasca terjadinya ledakan di Asrama Brimob, Sukoharjo pada Minggu, 25 September 2022 kemarin.

Diketahui ledakan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan Bripka Dirgantara Pradipta ditemukan sudah dalam kondisi berlumuran daran.

Mengenai kebenaran dari peristiwa ledakan di Asrama Brimob ini sendiri telah dikonfirmasi langsung oleh Kepala Devisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo melalui pesan singkat di Jakarta.

Baca Juga: Ledakan di Asrama Brimob, Sukoharjo, 1 Polisi Dinyatakan Menjadi Korban

“Benar telah terjadi ledakan,” terang Dedi seperti dilansir INFOTEMANGGUNG.COM dari Antaranews.com.

Kemudian, terkait dengan kronologi terjadinya peristiwa ledakan di Asrama Brimob, Sukoharjo, Mabes Polri telah mengumpulkan data dari para saksi.

Menurut Dedi, awalnya para saksi dan juga tetangga yang tinggal di sekitar lokasi tengah berada di dalam rumah.

Baca Juga: Cek Nama Penerima BPUM 2022 Dengan Login eform.bri.co.id, Hoaks Bukan Sih?

Sampai kemudian pada sekitar pukul 18.00, terdengar suara ledakan dari arah luar, dan para saksi langsung berhamburan ke lokasi untuk memeriksa.

Pada saat itu, diketahui bahwa seorang anggota polisi bernama Bripka Dirgantara Pradipta telah dalam kondisi berlumuran darah.

Para saksi yang mendapati kejadian tersebut pun langsung sigap untuk memberikan pertolongan darurat, yakni dengan membawa korban ke rumah sakit terdekat yakni RS Indriyati Solo.

Dari RS Indriyati, korban kemudian diberikan rujukan untuk dirawat secara intensif di RS Moewardi Surakarta.

Pasca kejadian, Polri sendiri telah membentuk tim gabungan yang bertugas untuk melakukan penyelidikan lanjutan terkait penyebab pasti terjadinya ledakan di Asrama Brimob, Sukoharjo.

Baca Juga: Dua Pekan Lebih Lukas Enembe Menjadi Tersangka, KPK Tidak Berani Jemput Paksa, Mengapa?

Tim penyelidikan ini melibatkan setidaknya tiga jajaran kepolisian yang terdiri dari Polresta Solo dan Poda Jawa Tengah yang kemudian dibantu oleh Satgaswil Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

“Mohon bersabar, kita tunggu bersama perkembangannya,” ucap Dedi melanjutkan.

Lebih lanjut, mengenai peristiwa ledakan di Asrama Brimob, Sukoharjo ini, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi menyebut bahwa dipastikan ledakan terjadi bukan akibat aksi terur.

Hal tersebut terungkap dari olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dijalankan oleh Jibom, ditemukan adanya bubuk hitam yang tercecer di sekitar lokasi kejadian.

Ditengarai bahwa bubuk hitam tersebut merupakan bahan pembuatan petasan hasil sitaan.

Baca Juga: Tersangka Korupsi Lukas Enembe dari Partai apa? Ternyata Masih di Bawah Partai Ini

“Artinya saya pastikan bahwa ledakan di wilayah kami di daerah Sukoharjo tidak ada unsur teror, hanya kelalaian anggota yang menyebabkan bahan itu meledak,” terang Luthfi kemudian. ***

Editor: Septyna Feby

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah