Maksimalkan Kebijakan MBKM, Kerja Sama Indonesia dan Amerika di Bidang Pendidikan Terus Ditingkatkan

- 20 Oktober 2022, 19:56 WIB
Kemendikbudristek maksimalkan kebijakan MBKM dengan terus tingkatkan Kerjasama bersama Amerika.
Kemendikbudristek maksimalkan kebijakan MBKM dengan terus tingkatkan Kerjasama bersama Amerika. /Tangkap Layar/kemdikbud.go.id/

INFOTEMANGGUNG.COM – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) ingin maksimalkan kebijakan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). Serta, mendorong kerja sama antara perguruan tinggi di indonesia bersama Amerika.

Terlaksananya Connect and Collaborate (C2) US-Indonesia Higher Education Forum yang dilaksanakan di U.S. Agency for International Development (USAID), merupakan bentuk usaha bahwa Kemendikbud benar ingin maksimalkan kebijakan MBKM.

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ristek, Suharti menjelaskan, adanya forum tersebut bertujuan untuk maksimalkan kebijakan MBKM dan memperkuat kerja sama bersama Amerika.

Baca Juga: Aturan Baru Seragam Sekolah dari Kemendikbud, Ini Atribut Wajib Siswa yang Harus Digunakan

“Indonesia dan AS telah menjalin Kerjasama sejak lama, khususnya di bidang pendidikan. Kami menganggap Amerika Serikat sebagai salah satu mitra pembangunan terdekat Indonesia,” ucap Suharti dilansir dari kemdikbud.go.id pada Rabu, 19 Oktober 2022.

Bentuk kerja sama tersebut tidak hanya dilakukan antara perguruan tinggi, melainkan juga pada pendidikan jenjang menengah antar kedua negara.

Hingga saat ini, Kemendikbud Ristek sudah memiliki lima macam kebijakan yang bertujuan untuk maksimalkan kebijakan MBKM, seperti Matching Fund dan Emancipated Learning.

Lalu ada juga beberapa program seperti, Program Visiting Scholars¸ Program Magang dan Studi Independent Bersertifikat (MSIB), dan program akreditasi penuh satu semester di luar kampus.

Baca Juga: Pikiran Rakyat Jadi Mitra Kampus Merdeka, Mahasiswa Bisa Magang Jadi Content Creator

Dengan memiliki sistem pendidikan yang tinggi, Suharti berharap agar Indonesia dan Amerika dapat terus bekerja sama dalam hal kemitraan sekaligus memperluas jejaring kolaborasi yang ada untuk masa depan.

“Dengan mengidentifikasi isu-isu inti, kebijakan saat ini, dan tantangan saat ini, kami tentu ingin menciptakan kemitraan yang lebih sukses dan saling menguntungkan,” ujar Suharti.

Suharti yakin bahwa konferensi yang dilakukan secara tatap muka seperti ini merupakan salah satu cara efektif dalam menjalin kemitraan sebagai upaya maksimalkan kebijakan MBKM

Dalam waktu yang bersamaan, Officer in Charge USAID Indonesia, Laura Gonzales mengumumkan bahwa kerja sama bilateral antara Indonesia dan Amerika khususnya di bidang pendidikan akan terus diperluas.

Baca Juga: Kembali Menggelora! Dijten Vokasi Menggelar Event Skala Nasional

Apalagi setelah mendengar komitmen dari Kemendikbud Ristek dalam maksimalkan kebijakan MBKM dengan memperluas kerjasama bersama perguruan tinggi di luar negeri.

“Kita semua di sini memiliki minat yang sama untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja Indonesia dan membantu lulusan Indonesia unggul dalam ekonomi digital saat ini,” kata Laura.

Ada beberapa program yang menjadi dasar terjalinnya kerja sama antara Indonesia dan USAID.

Baca Juga: Keluar Grup WA Diam-diam Tanpa Ketahuan (Bagian I) Paling Mudah dengan Mengganti Nomornya

Tak lain mengembangkan tenaga kerja seperti program Accelerating Work Achievement and Readiness for Employment 3 (AWARE 3) dengan fokus meningkatkan keahlian peserta didik SMK.

Hingga saat ini, ada sekitar 700 MoU aktif yang dikeluarkan antara Indonesia dan Amerika khususnya di bidang pendidikan antar perguruan tinggi.***

Editor: Siti Juniafi Maulidiyah

Sumber: kemdikbud.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah