Asesmen Diagnosis adalah Penilaian Awal Untuk Mengetahui Kompetensi Murid, Apa Saja yang Dinilai?

- 29 September 2022, 18:55 WIB
Asesmen Diagnosis adalah
Asesmen Diagnosis adalah /Pexels.com / Lum3n/

INFOTEMANGGUNG.COM -  Asesmen Diagnosis adalah penilaian awal yang dilakukan secara khusus guna mengidentifikasi kompetensi yaitu kekuatan dan  kelemahan  murid. Apa saja yang ingin diketahui atau dinilai pada asesmen awal ini?

Asesmen Diagnosis adalah penilaian kondisi murid sehingga nantinya pembelajaran bisa dirancang menyesuaikan kompetensi dan kondisi murid.

Baca Juga: Jawaban Soal Project adalah Salah Satu Bentuk Asesmen dengan Teknik

Murid yang perkembangannya atau nilainya paling tertinggal menurut hasil Asesmen Diagnosis, akan diberi pendampingan belajar secara lebih intensif dan afirmatif.

Tujuan Asesmen Diagnostik secara umum ialah mendiagnosa kemampuan dasar murid serta mengetahui kondisi awal murid. Untuk mengetahui hal apa saja yang dinilai kita akan membahas tentang dua macam  Asesmen Diagnosis adalah  kognitif serta non kognitif.

1. Penilaian Diagnosis Non Kognitif

Penilain diagnosis non kognitif di awal pembelajaran yang dikerjakan untuk menilai hal-hal berikut ini:

  • Menilai kesejahteraan psikologi dan sosial emosi murid.
  • Menilai kegiatan selama belajar di rumah.
  • Menilai kondisi keluarga murid.
  • Menilai latar belakang pergaulan siswa.
  • Menilai gaya belajar, karakter serta minat siswa.

Tahap penilaian diagnostis non kognitif ialah persiapan, pelaksanaan serta tindak lanjut.

2. Asesmen Diagnosis Kognitif

Penilaian kognitif asesmen Diagnosis adalah  penyesuaian tingkat pembelajaran dengan kemampuan murid, bukan hanya mengejar target kurikulum. Penilaian diagnosis kognitif  bisa dilakukan dengan rutin yang dinamakan asesmen diagnosis kognitif berkala.

Waktu penilaian bisa diawal pembelajaran, di akhir pembelajaran setelah guru selesai menjelaskan dan membahas topik serta waktu lain.

Baca Juga: Pembahasan Soal Contoh Penerapan Asesmen dalam Kurikulum Merdeka yang Tepat adalah

Asesmen Diagnosis dapat berupa Formatif atau Sumatif. Asesmen diagnosis  kognitif pada awal pembelajaran dikerjakan untuk menilai hal-hal ini:

  • Capaian kompetensi murid.
  • Penyesuaian pembelajaran di kelas dengan kemampuan rata-rata murid.
  • Pemberian remidi atau pelajaran tambahan pada murid yang kemampuannya di bawah rata-rata

Asesmen mampu memetakan kemampuan murid di kelas dengan cepat, supaya mengetahui pemahaman murid terhadap pelajaran. Dengan penilaian ini pengajar bisa menyesuaikan materi pembelajaran dengan kemampuan murid.

Soal Asesmen Diagnosis adalah ditanyakan pada para pengajar di Pelatihan Mandiri untuk mengetes para pengajar itu apakah benar-benar memahami tujuan dari penilaian awal.

Kesimpulannya kita tahu sekarang Asesmen Asesmen Diagnosis adalah penilaian di awal pelajaran yang dikerjakan secara khusus untuk mengidentifikasi kompetensi yaitu kekuatan dan  kelemahan murid.

Yang dinilai pada asesmen awal iniialah kemampuan kognitif dan non-kognitif. Dengan melakukan asesmen ini guru bisa menjalankan perannya dengan lebih baik.***

 

Editor: Rian Dwi Atmoko


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah