Contoh Teks Eksplanasi tentang Banjir, Lengkap Mulai dari Pernyataan hingga Interpretasi!

20 September 2022, 21:41 WIB
Contoh Teks Eksplanasi tentang Banjir, Lengkap Mulai dari Pernyataan hingga Interpretasi! /Pixabay/hans

INFOTEMANGGUNG.COM – Ada banyak fenomena yang terjadi di sekeliling kita. Semuanya bisa dijadikan contoh teks eksplanasi tentang banjir. Untuk Menyusun teks eksplanasi, ada format yang harus diikuti.

Struktur penyusunannya wajib mengikuti tiga tahapan, yaitu pernyataan umum, penjelasan dan interpretasi. Masing-masing memiliki isi yang sesuai supaya secara keseluruhan teks tersebut menjadi gampang dimengerti.

Pernyataan umum menjabarkan tentang kejadian atau fakta yang akan dibahas. Misalnya fenomena sosial, budaya, atau lainnya yang serupa. Bagian penjelasan menguraikan proses peristiwa yang berhubungan dengan peristiwa yang dibahas. Tentang mengapa atau bagaimana peristiwa tersebut terjadi.

Baca Juga: TERBARU! Ini Contoh Teks Eksplanasi Sosial Tentang Kemiskinan

Kemudian bagian interpretasi adalah konklusi atau konsekuensi dari fenomena yang dibahas tersebut. Semuanya bisa disimak dalam contoh teks eksplanasi tentang banjir di bawah ini:

Pernyataan Umum

Banjir merupakan fenomena alam yang biasa terjadi di suatu kawasan yang banyak dialiri oleh aliran sungai. Secara sederhana banjir dapat didefinisikan sebagai hadirnya air di suatu kawasan luas sehingga menutupi permukaan bumi kawasan tersebut.

Dalam pengertian yang luas, banjir dapat diartikan sebagai suatu bagian dari siklus hidrologi, yaitu pada bagian air di permukaan bumi yang bergerak ke laut.

Baca Juga: Contoh Teks Eksplanasi Tentang Fenomena Alam Lengkap dengan Strukturnya

Dalam siklus hidrologi kita dapat melihat bahwa volume air yang mengalir di permukaan Bumi dominan ditentukan oleh tingkat curah hujan, dan tingkat peresapan air ke dalam tanah.

Penjelasan

Air hujan sampai di permukaan Bumi dan mengalir di permukaan Bumi, bergerak menuju ke laut dengan membentuk alur-alur sungai. Alur-alur sungai ini di mulai di daerah yang tertinggi di suatu kawasan, bisa daerah pegunungan, gunung atau perbukitan, dan berakhir di tepi pantai ketika aliran air masuk ke laut.

Secara sederhana, segmen aliran sungai itu dapat kita bedakan menjadi daerah hulu , tengah, dan hilir . Di daerah hulu yang biasanya terdapat di daerah pegunungan, gunung atau perbukitan. Lembah sungai sempit dan potongan melintangnya berbentuk huruf “V”.

Di dalam alur sungai banyak batu yang berukuran besar (bongkah) dari runtuhan tebing, dan aliran air sungai mengalir di sela-sela batu-batu tersebut. Air sungai relatif sedikit. Tebing sungai sangat tinggi. Terjadi erosi pada arah vertikal yang dominan oleh aliran air sungai.

Baca Juga: Contoh Teks Eksplanasi Sosial Mengenai Kemiskinan

Di daerah tengah, umumnya merupakan daerah kaki pegunungan, kaki gunung, atau kaki bukit. Alur sungai melebar dan potongan melintangnya berbentuk huruf “U”. Tebing sungai tinggi.

Terjadi erosi pada arah horizontal, mengerosi batuan induk. Dasar alur sungai melebar, dan di dasar alur sungai terdapat endapan sungai yang berukuran butir kasar. Bila debit air meningkat, aliran air dapat naik dan menutupi endapan sungai yang di dalam alur, tetapi air sungai tidak melewati tebing sungai dan keluar dari alur sungai.

Di daerah hilir, umumnya merupakan daerah dataran. Alur sungai lebar dan bisa sangat lebar dengan tebing sungai yang relatif sangat rendah dibandingkan lebar alur. Alur sungai dapat berkelok-kelok seperti huruf “S” yang dikenal sebagai “meander”.

Di kiri dan kanan alur terdapat dataran yang secara teratur akan tergenang oleh air sungai yang meluap, sehingga dikenal sebagai “dataran banjir”. Di segmen ini terjadi pengendapan di kiri dan kanan alur sungai pada saat banjir yang menghasilkan dataran banjir.

Terjadi erosi horizontal yang mengerosi endapan sungai itu sendiri yang diendapkan sebelumnya.

Interpretasi

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Banjir juga dapat terjadi di sungai, ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama di selokan sungai.

Baca Juga: Contoh Teks Eksplanasi Banjir, Pakai untuk Menyadarkan Banyak Orang di Musim Hujan Ini

Akibatnya, mampu merendam dan merusak jalan raya, jembatan, mobil, bangunan, sistem selokan bawah tanah, dan kanal. Kerugian dari segi harta dan jiwa manusia merupakan dampak lain dari terjadinya banjir. 

Menyusun teks seperti contoh teks eksplanasi tentang banjir tidak rumit. Yang penting tema pembahasannya jelas serta bisa menguraikannya. Lalu mengikuti struktur berdasarkan aturan yang diinformasikan tadi.

Tujuan dari pembuatan teks eksplanasi adalah agar mengetahui bagaimana suatu peristiwa bisa terjadi dengan melihat teks bacaan yang disusun. Itu sebabnya wajib dibuat sejalan dengan format untuk mempermudah orang yang membacanya.

Layaknya contoh teks eksplanasi tentang banjir yang diberikan, pembaca akan gampang membaca dan memahami isinya sebab sudah dijelaskan secara rapi. Dengan begitu pembaca dapat memahami mengapa suatu peristiwa bisa terjadi.

Baca Juga: Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam Singkat dan Terstruktur

Khususnya jika fenomena itu adalah fenomena yang terjadi di sekeliling kita. Dengan membaca teks eksplanasi yang tersusun rapi, pembaca bisa memahami fenomena tadi serta bisa berupaya mencari solusinya.***

Editor: Septyna Feby

Sumber: Brainly

Tags

Terkini

Terpopuler