Mau Resensi Buku? Ketahui Dulu Tujuan Penulisan Buku

- 19 Mei 2023, 15:51 WIB
Mau Resensi Buku? Ketahui Dulu Tujuan Penulisan Buku
Mau Resensi Buku? Ketahui Dulu Tujuan Penulisan Buku /Pexels.com / Paul Volkmer/

INFOTEMANGGUNG.COM - Dalam upaya meningkatkan pengetahuan seputar bahasa Indonesia, para guru memberi siswanya tugas untuk melakukan resensi buku.

Diketahui bahwa resensi merupakan penilaian atau evaluasi seseorang mengenai baik buruknya suatu karya secara objektif. Misalnya resensi tentang buku, novel, film, dan karya lainnya.

Resensi buku menanggapi hal-hal yang berkaitan dengan kualitas buku, penyampaian bahasa, unsur-unsur, penyajian serta tujuan penulisan buku. Seorang penulis resensi harus mengetahui, apa tujuan dari buku yang diulas.

Baca Juga: Apa Itu Kitab Al Gebra dan Siapa Penulisnya? Temukan Informasi Lengkapnya di Sini!

Tujuan penulisan buku berbeda dengan tujuan resensi. Apabila tujuan resensi buku untuk menunjukkan tentang  penilaian suatu buku kepada orang lain, maka tujuan penulisan buku ada beragam tergantung pada buku apa yang ditulis dan terkadang penulis memiliki tujuan pribadi.

Penyajian Teks Resensi

Apa saja yang harus ditulis ketika menulis resensi dari suatu buku? Sebelum melakukan resensi, kemampuan dalam menganalisis diperlukan. Siswa perlu menguasai pemahaman terkait unsur-unsur buku yang diulas. Berikut beberapa hal yang perlu disajikan dalam resensi buku yaitu:

1. Judul resensi.

2. Identitas buku, yang berisikan judul buku, penerbit, tahun terbit, nama pengarang, jumlah halaman dan nomor ISBN.

3. Pendahuluan, yang berisikan identitas singkat pengarang buku, tujuan pengarang dll.

4. Isi resensi, berisikan sinopsis dan unsur-unsur buku.

5. Keunggulan Buku.

6. Kekurangan buku.

7. Penutup.

Hal-hal yang bersifat menarik juga bisa ditambahkan dalam penulisan resensi dengan menggunakan bahasa baku. Jika sumber resensi berasal dari website, maka cantumkan link tersebut.

Tujuan Kepenulisan Buku

Berbedanya genre buku, berbeda pula tujuan kepenulisannya. Untuk mengetahui tujuan dari penulisan buku, penulis mencantumkannya pada kata pengantar yang ada pada buku tersebut.

Biasanya kata pengantar berisi informasi singkat tentang buku secara umum, apresiasi dukungan dan tujuan serta manfaat penulisan buku. Kata pengantar dijadikan sebagai halaman pembuka.

Dalam buku genre nonfiksi, misalnya buku ajar ditujukan untuk memberitahukan informasi dan pengetahuan terkait topik yang dibahas di dalamnya.

Contohnya “Buku Ajar Epidemiologi Kesehatan Lingkungan.” Tujuannya yaitu menyampaikan pengetahuan tentang pentingnya ilmu kesehatan di lingkungan masyarakat.

Baca Juga: 25 Judul Penelitian Sosiologi, Bisa Jadi Inspirasi Judul Penelitian dan Skripsi

Buku genre fiksi memiliki tujuan untuk menghibur pembaca atau membawa pembaca untuk merasakan emosi yang digambarkan tokoh dalam novel. Contohnya novel berjudul, “Dilan: Dia Adalah Dilanku 1990.”

Konflik ringan yang menceritakan tokoh Dilan ketika jatuh cinta. Dikemas dengan alur yang romantic dan kejadian lucu yang membuat pembaca merasa terhibur dan terbawa suasana.***

Editor: Kun Daniel Chandra

Sumber: repositori.kemdikbud.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah